Mengenal Panti Asuhan Putri Sasana Kreatif Mandiri Sambilegi


Anak Asuh Bersama Pengasuh Panti Asuhan Sasana Kreatif Mandiri Sambilegi Maguwoharjo, Depok, Sleman (Foto: Ist)


HUMANITY|Sleman - Saat ini banyak sekali berdiri Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dibawah naungan resmi Kementrian Sosial Republik Indonesia yang salah satunya adalah Panti Asuhan Putri Sasana Kreatif Mandiri Sambilegi.

Beralamatkan di Jl.Waru 73, Sambilegi Lor, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Panti Asuhan ini menampung 25 anak yatim piatu dhuafa Putri berusia 6 hingga 17 tahun yang bersekolah mulai jenjang TK hingga SMA/SMK.

Beroperasi  sejak 1 Nopember 2020, Panti Asuhan Sasana Kreatif Mandiri Sambilegi bernaung dibawah Yayasan Panti Yatim Kreatif Mandiri yang berdiri berdasarkan SK.Kemenkumham RI Nomor:AHU-0014858.AH.01.04 Tahun 2018.

Yayasan ini didirikan oleh Pejuang Kemanusiaan yang juga Praktisi Media Dr.H.C. R.Budi Ariyanto Surantono, S.Kom.,LL.M.  bersama Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Almarhum Prof.Dr.Ir.H.Cahyono Agus Dwikoranto, M.Agr.Sc. dan Pengageng II Kawedanan Hageng Panitro Puro Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Almarhum KRT.Drs.H.Gondohadiningrat.

Panti Asuhan Putri Sasana Kreatif Mandiri mendapatkan legalitas Ijin Operasional nomor:  503/000007.44.22/007/2022 dari Dinas Sosial Kabupaten Sleman dengan Pendiri sekaligus Kepala Panti Kyai M.Hari Wijaya, S.S.,M.Si. dan Ketua Ketua Yayasan dijabat Ir.Sutanto Purwanugraha.

Saat ini Panti Asuhan Sasana Kreatif Mandiri mengasuh, mendidik dan menyekolahkan semua anak asuhnya secara gratis di sekolah-sekolah yang menjadi mitra Panti Asuhan.

Dari pagi hingga siang, semua anak asuh menjalani pendidikan disekolah umum dan pada sore hari hingga pagi hari berikutnya anak anak asuh  menjalani  "gemblengan" keagamaan, budi pekerti dan pelajaran kehidupan didalam panti.

Kepala Panti Asuhan SKM.Sambilegi Kyai M.Hari Wijaya, S.S.,M.Si. bersama Ketua Yayasan Ir.Sutanto Purwanugraha (Foto: Ist)

Menurut Kepala Panti Kyai M.Hari Wijaya, S.S.,M.Si., walaupun lembaganya berstatus Panti Asuhan, namun pihaknya menerapkan pola dan cara pondok Pesantren dalam mendidik anak anak asuhnya.

"Anak anak wajib mengikuti program pembelajaran keagamaan dan budi pekerti layaknya di pesantren. Namun mereka juga harus tetap menjalani pendidikan formal di sekolah umum", ungkap Kyai Hari Wijaya.

Kegiatan shalat berjamaah, mengaji hingga mengikuti pelajaran penunjang lain seperti belajar beladiri  juga  diberikan agar anak  asuh memiliki pengetahuan keagamaan yang memadai, memiliki akhlak dan budi pekerti  serta memiliki sikap mental dan jiwa kemandirian yang baik.

Anak  asuh yang tinggal di Panti Asuhan Sasana Kreatif Mandiri  terdiri dari  anak anak yatim, piatu, dhuafa dan anak anak penyandang permasalah sosial yang membutuhkan pengasuhan dan pendampingan secara intensif.

Sebagai Panti Asuhan yang masih berusia muda, Sasana Kreatif Mandiri Sambilegi masih membutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak, khususnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sandang, pangan dan kebutuhan sekolah anak asuhnya.

Menurut Ir.Sutanto Purwanugraha, pihaknya selaku pengurus Yayasan terus mengupayakan agar anak anak asuhnya bisa mendapatkan pendidikan yang terbaik untuk masa depannya. 

Oleh karena itu pihaknya menjalin kerjasama dengan sekolah sekolah  yang bisa diajak kerjasama untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak anak asuhnya.

"Semua biaya hidup dan biaya pendidikan di Panti Asuhan kami Gratis, tidak dipungut biaya apapun. Sehingga anak anak asuh tinggal fokus belajar dan mengikuti semua program harian  di Panti", ungkapnya.

Kebutuhan harian yang harus dipenuhi pihak Panti Asuhan adalah kebutuhan sembako, peralatan mandi, peralatan ibadah dan kebutuhan harian anak asuh. 

Bagi yang ingin membantu berdonasi ke Panti Asuhan Putri Sasana Kreatif Mandiri bisa disampaikan langsung ke panti Asuhan atau bisa melalui transfer ke rekening Bank Mandiri (008) 137 00 1607584 4  atas nama Yayasan Panti Yatim Kreatif Mandiri (*)